4 Nilai dasar Terampil berbicara di depan umum ( Public Speaking )29 April 2009
Nilai dasar sukses terampil Public Speaking
Apakah belajar Public Speaking begitu sulit ?
Kalau jawaban anda bahwa belajar Public Speaking itu sulit, tentu akan
jauh lebih sulit lagi untuk melakukan Public Speaking ( Berbicara di
depan umum ). Sebagian besar orang yang kesulitan berbicara di depan
umum
( Public Speaking ) berasal dari cara berpikir yang kurang benar. Cara
berpikir yang cepat sekali menvonis, menilai segala sesuatu itu benar
atau salah, 0 atau 100. Cara berpikir konservatif seperti itu
seharusnya ditinggalkan Peningkatan kecerdasan manusia yang terus
menerus terjadi menyadarkan kita bahwa segala sesuatu itu relatif
adanya. Di pandang dari sudut manusia, tidak ada nilai mutlak, tidak
ada benar semua atau salah semua..
Segala sesuatu yang akan anda lakukan bermula dari apa yang anda
pikirkan. Demikian pula dalam hal Public Speaking. Ketakutan untuk
Public Speaking bisa melanda siapa saja;muda tua dan apapun
profesinya;pelajar, mahasiswa, sekretaris, guru, dosen, networker, agen
asuransi, manager, direktur, pemilik usaha dan lainnya.
Kegiatan saya di MPI mengajar Public Speaking, mempertemukan saya
dengan orang dari segala kalangan seperti yang saya sebutkan di atas.
Di antara mereka adalah orang-orang yang kesehariannya sudah terbiasa
memberikan pelatihan, mengajar, memimpin rapat dan sebagainya. Namun
mereka merasa masih kurang terampil, bicara kurang menarik minat
audiencenya. Saya pribadi memberikan apresiasi yang tinggi untuk
semangat mereka yang luar biasa untuk terus belajar.
Latar belakang Public Speaking saya yang mulai dari nol dan
pengalaman-pengalaman melatih Public Speaking memberikan saya banyak
inspirasi dan pembelajaran yang sungguh menyenangkan. Saat-saat paling
menyenangkan bagi saya dalam mengajar Public Speaking adalah saat-saat
di mana murid-murid saya mengalami perkembangan yang sangat berarti
dari sesi ke sesi, bukan dari hari ke minggu, apalagi ke tahun.
Pada setiap awal kelas Public Speaking, saya selalu memulai dengan 4
nilai dasar sukses untuk terampil berbicara di depan umum. 4 nilai
dasar sukses ini sebenarnya tidak hanya untuk belajar Public Speaking,
tetapi untuk meraih sukses di kehidupan.
Adapun 4 Nilai dasar sukses yaitu :
Public
Speaking adalah salah satu bagian dari komunikasi. Anda harus memahami
bahwa tujuan komunikasi adalah supaya orang lain mengetahui apa yang
anda sampaikan, melaksanakan apa yang anda mau, mengikuti apa yang anda
katakan. Setiap profesi punya tujuan yang berbeda dalam Public
Speaking. Tentu seorang MC punya tujuan yang berbeda dengan seorang
Sekretaris, seorang Motivator dalam berbicara di depan umum. Begitu
juga dengan seorang pelawak, guru, pemilik usaha, manager atau dosen.
Jadi tanyakan pada diri anda, apa profesi anda dan apa tujuan anda
berbicara di depan umum ? ( Public Speaking )
Tidak
ada sesuatu apapun yang bisa berhasil dengan baik, jika tak ada
keyakinan yang ada pada diri anda. Keyakinan bahwa anda bisa berbicara
di depan umum sebenarnya anda sudah 50 % bisa berbicara di depan umum.
Bagaimana cara anda meyakinkan bahwa anda bisa berbicara di depan umum
? Belajar melihat dari pengalaman orang lain, seperti saya
misalnya.Lalu belajar dari pengalaman sendiri. Apakah anda pernah tahu
bahwa saat anda lahir pertama kali di dunia, sesungguhnya anda hanya
bisa menangis;sakit menangis, lapar menangis, kepanasan menangis,
kedinginan menangis, ditinggal menangis. Saat itu yang bisa anda
lakukan hanya itu saja bukan?. Tetapi waktu berjalan dan anda mulai
meniru orang-orang sekitar anda berbicara, lalu perlahan tapi pasti,
akhirnya anda bisa berbicara begitu lancar seperti hari ini. Public
Speaking juga demikian, anda bertemu dengan mentor/guru yang tepat,
lalu anda mulai belajar, tanamkan keyakinan dan saya pastikan anda pun
akan bisa.
Tidak
ada sesuatu apapun di dunia ini yang bisa berhasil tanpa adanya
semangat. Bahkan anda lahir di dunia ini bukankah karena ada semangat?.
Ketika semangat muncul di dalam diri anda, maka energi akan mengalir ke
seluruh tubuh anda, dan sesaat kemudian tubuh anda mulai terasa hangat.
Rasa hangat ini menandakan kehidupan terus berlangsung. Bandingkan
sebaliknya saat anda bangun tidur, anda loyo, maka seharian juga akan
loyo. Semangat dalam Public Speaking pun sedikit demi sedikit akan
mengurangi rasa grogi, rasa gugup kita.
Bagaimana saatnya saat pertama kali anda jatuh cinta?
Saat pertama kali anak anda lahir ?,
saat pertama kali anda diterima bekerja dan sebagainya ? Jawaban sederhananya pasti muncul rasa senang/bahagia?.
Belajar Public Speaking juga begitu. Anda tidak akan pernah bisa
mencapai hasil yang menggembirakan selama anda tidak gembira. Selama
beban ketakutan, kecemasan, bayang bayang ditertawakan, dikritik,
dicaci muncul dalam pikiran anda, selama itu pula sebenarnya anda akan
kehilangan bahan-bahan yang anda pikir sudah anda kuasai. Anda harus
pahami bahwa pikiran anda hanya memunculkan 1 hal dalam 1 waktu saat
anda berpikir. Artinya anda punya pilihan ketika sedang berbicara di
depan umum, takut atau bahagia ?. Saya sering katakan kepada
murid-murid saya bahwa ketika mereka maju ke depan, lalu orang-orang
menertawakan mereka, sebenarnya saat itu mereka sedang berbuat
kebajikan. Ya karena bisa menyenangkan orang lain itu pun kebajikan.
Bayangkan mungkin saja orang-orang tersebut sudah seminggu tidak
tertawa karena bertengkar dengan pasangannya, stress karena putus
cinta, baru dimarahin bos dan sebagainya.
Kalau anda bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, maka
tentu kemajuan anda dalam segala bidang akan tumbuh begitu pesat.
Jadi tumbuhkan rasa gembira/bahagia saat anda melakukan apapun juga.
Semoga tulisan ini bisa menginspirasi anda untuk tumbuh berkembang
menjadi seorang yang terampil berbicara di depan umum.
Sampai bertemu di kesempatan berikut.
Salam hangat saya, Tan.
|